Manajemen Hati ( Terbukanya Tabir Perkenalan )

اِذاَ فَتحَ لك وُجْهَة ً من التـَّعَرُّفِ فلا تُباَلِ معها ان قَلَّ عَمَلُكَ فَاِنَّهُ مافتحَهاَ لك الا وهو يرِيد انيتعرَفَ اليكَ
الم تَعلم انَّ التـَّعَرُفَ هوَمورِدهُ عليكَ والاَعمالُ انتَ مُهدِ يها اليهِ واَينَ ماتـُهد يهِ الَيهِ واَينَ ما تُهدِ يهِ اليْهِ مِمَّا هوَ مورِدهُ اليكَ

Jika Allah Memberikan Petunjuk untuk mengenal-Nya, tidak menghiraukan amal, sebab Allah memperkenalkan diri bukan dari seberapa besar amal. Ketahuilah bahwa perkenalan  itu semata-mata pemberian karunia Allah, sedang amal perbuatan hanyalah hadiah kepadanya atas pemberian karunia Allah.
 
Terbukanya Tabir perkenalan Terhadap Allah, itu adalah puncak keberuntungan seorang hamba, maka apabila Tuhan telah membukakan tabir perkenalan, maka tidak peduli seberapa banyak amal perbuatan.

Sebab Perkenalan itu suatu karunia dan pemberian langsung dari Allah, maka jangan sampai tergantung kepada sedikitnya amal kebaikan.

Abu Huroiroh Radhiyallahu Anhu berkata : Rasulullah bersabda : Alloh Ta'Ala berfirman :

Apabila Allah menguji hamba yang beriman, yang tidak mengeluh kepada yang lain, maka terlepas dari ikatan dan Allah gantikan baginya daging dan darah yang lebih baik dari semula dan ia boleh memperbarui amal sebab yang lalu telah diampuni semua.

Diriwayatkan :
Bahwa Allah telah menurunkan wahyu kepada salah seorang Nabi diantara beberapa Nabi-Nya.” Allah telah menurunkan ujian kepada salah seorang hambanya, maka ia berdoa dan ditunda permintaannya, akhirnya ia mengeluh, maka Allah berkata kepadanya : Hamba-Ku bagaimana Aku akan melepaskan dari padamu rahmat yang justru ujian itu mengandung rahmatku.”  

Karena dengan segala kebaikan tidak dapat sampai ke tingkat yang akan Allah berikan kepada Manusia, maka dengan ujian itulah manusia dapat mencapai tingkat dan kedudukan di sisi Allah.

إرسال تعليق

Post a Comment (0)

أحدث أقدم