Manusia tidak Dijadikan Allah bukan dalam keadaan sia-sia Ataupun untuk permainan. Firman Allah :
افحسبتم انما خلقناكم عبثا وانكم الينا لا ترجعون. [المؤمنون : 115]
Apakah Kalian [Manusia] Mengira Bahwa Kalian dijadikan [Allah] itu dengan sia-sia, dan bahwa kalian tidak Akan kembali kepadanya [Allah]. [ Q.S. Al-Mu’min :115].
Manusia dijadikan untuk diberikan pendidikan dan pengajaran agar dapat Mengetahui dan Memahami tanggung jawabnya dalam beribadah kepada Allah.
Namun Walaupun diberikan Pengajaran dan Pendidikan tidak semua manusia Menyadarinya bahwa manusia diciptakan untuk Beribadah Kepada Allah.
Menjalani Kehidupan ujian dan Cobaan datang silih berganti sehingga Manusia dituntut untuk Beribadah, dalam beribadah pun tidaklah semata-mata dimudahkan segala Urusan baik kebahagian maupun kesejahteraan.
Oleh Karena itu hendaklah memahami beberapa Hal pokok didalam beribadah agar tidak salah dan Benar-benar dapat membantu memudahkan segala urusan dalam kehidupan. Pokok perkara ibadah yg perlu diperhatikan diantaranya :
1. Dalam mengerjakan Ibadah Hendaknya Dipahami terlebih dahulu Makna Ibadah tersebut.
2. Dalam mengerjakan Ibadah hendaknya betul-betul Bertauhid Hanya kepada Allah.
3. Dalam mengerjakan Ibadah Hendaknya Benar-benar ikhlas.
4. Dalam mengerjakan Ibadah Hendaknyalah benar-benar Telah sesuai dengan Apa yg diajarkan Oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.
Keempat Pokok tersebut jangan dilupakan dan di sia-sia kan. Agar tidak lepas dari tujuan utama kehidupan.
إرسال تعليق