Sebagai Seorang muslim meneladani Rasul merupakan keutamaan dalam segala aspek Kehidupan termasuk Tidur, dalam hal Tidur Rasul telah mencontohkan beberapa adab bagi muslim ketika Hendak Beranjak tidur Diantaranya :
1. Berwudhu
Wudhu merupakan salah satu Tata Krama ketika hendak Tidur hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam :
"Ketika kamu bersiap-siap akan tidur, maka wudhulah sebagaimana kamu wudhu ketika akan mengerjakan shalat"
Persoalannya apakah wudhu tersebut dapat digunakan untuk mengerjakan shalat atau tidak? Menurut pendapat yang masyhur, seseorang dapat (boleh) mengerjakan shalat dengan wudhu itu, apabila wudhunya diniati untuk thaharah (Bersuci).
2. Tidur diatas lambung kanan (miring kekanan), dengan menaruh telapak tangan kanan dibawah pipi kanan, sementara telapak tangan kiri diletakkan di atas paha kiri.
Sebagaimana tidurnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Dan Hendaknya berdoa kepada Allah Ta'ala dengan doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam.
Sesungguhnya ketika hendak tidur Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam selalu berdoa :
"Ya Allah dengan Nama-Mu, wahai Tuhanku, aku letakkan lambung. Dan dengan nama-Mu aku mengangkatnya. Ya Allah, sesungguhnya aku telah memelihara jiwaku, maka peliharalah jiwaku ini. Apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah dengan sesuatu yang telah Engkau gunakan untuk memelihara hamba-hamba-Mu yang shaleh."
Sebagaimana Hadist yang menerangkan bahwa barang siapa tidak berzikir kepada Allah, maka selamanya itu juga setan akan mempermainkannya.
Diceritakan dari Ali bin Abu Thalib Karramallahu Wajhah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :
Barang siapa setiap malam ketika hendak tidur membaca ayat yang artinya: " Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tiada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih berganti siang dan malam, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, serta kisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang mau memikirkan' maka ayat Al-Quran itu tidak akan lepas dari dadanya."
3. Membaca shalawat kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Maka semalaman dia berada dalam penjagan Allah Ta'ala dan perlindungan-Nya.
4. Bertaubat kepada Allah Ta'ala karena sesungguhnya ketika manusia mempersiapkan diri untuk tidur, seolah-olah dia tengah bersiap-siap untuk menghadapi kematian. Didalam kitab Taurat terdapat keterangan sebagai berikut:
"Wahai anak Adam, sebagaimana halnya engkau tidur, engkau akan mati. Dan sebagaimana engkau terjaga (bangun tidur), engkau akan dihidupkan kembali setelah mati."
5. Tata krama tidur yang terakhir ialah berzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala ketika bangun dari tidur. Sesungguhnya Nabi ketika bangun dari tidur berdoa :
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami. Dan kepada-Nyalah kami (kembali setelah) dibangkitkan."
Sebagian ulama menambahkan doa Nabi Tersebut dengan kalimat, yang artinya " Tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya hamba adalah termasuk golongan orang-orang zalim. Dzat Yang Maha Kuat, siapakah yang mampu menolong yang lemah selain Engkau? Wahai Dzat Yang Maha Kuasa, siapakah yang mampu membantu yang lemah selain Engkau? Wahai Dzat Yang Maha Mulia, siapakah yang mampu menolong yang hina selain Engkau? Wahai Dzat Yang Maha Kaya, siapakah yang mampu menolong yang fakir selain Engkau? Ya Allah, perkayalah kami sebab Engkau dari orang selain Engkau."
Jauhilah
1. Banyak tidur dapat menyebabkan fakir, malas dan sering lupa.
2. Sedangkan tidur dalam keadaan kenyang dapat menyebabkan pikun dihari tua.
Sumber : Adabun Naum
إرسال تعليق